Harga Vacuum Frying

Anda Mencari Harga Mesin Vacuum Frying Terjangkau ?

Jual Vacuum Frying Berkualitas

Mesin pembuat keripik buah dan sayur ini dikenal juga dengan nama mesin penggoreng hampa dan biasa digunakan untuk mesin penggoreng keripik buah atau sayuran.
Berbagai buah dan sayuran yang dapat digoreng menggunakan mesin ini seperti nangka, nanas, apel, salak, mangga, melon, pepaya, wortel, wuluh, labu siam, mentimun, jamur dan lain sebagainya.
Produk keripik ini sangat populer terutama bagi pecinta kesehatan, karena dengan mesin vacuum frying ini keripik yang dihasilkan benar-benar alami tanpa campuran bahan kimia.
Harga vacuum frying ini kami adalah produk pabrik kami sendiri & telah dipercaya menembus pasar internasional dan diakui sebagai mesin yang berkualitas dengan harga mesin vacuum frying murah & terjangkau.

Keunggulan

badge

Produk Berkualitas

Kami adalah produsen langsung yang memiliki pabrik sendiri (Anda bisa datang ke pabrik kami) dan hanya memproduksi produk berkualitas demi kenyamanan Anda. Sehingga 99% pelanggan selalu puas dan merasa tenang karena mesin selalu berkerja dengan sempurna.

shield

Garansi & After Sales

Kami memiliki tim teknisi sendiri yang sangat mengenal dan paham mesin yang kami produksi. Sehingga jika anda mengalami kendala. Tim kami siap terjun langsung ke tempat Anda secepatnya.

customer-service

Training

Pembelian mesin akan disertai manual book serta training on site sesuai permintaan. Bahkan CS dan teknisi kami selalu ready di hubungi kapanpun setelah pemasangan selesai.

Detail Mesin

Tipe Mesin

Untuk kapasitas 1.5 kg ini tidak cocok untuk dijadikan asset usaha, hal ini dikarenakan waktu dan biaya produksi hampir sama dengan kapasitas 5 kg/proses. Produk ini lebih tepat digunakan untuk percobaan, riset, demo di lembaga pendidikan, Departemen Pemerintah, atau lembaga lembaga lain.

Keterangan

Spesifikasi

Type

VFM – 1.5

Kapasitas Masukan

1,5 – 2 kg/proses

Dimensi Total

88 cm x 70 cm x 100 cm

Dimensi Tabung

33 x 44 x 65 cm3

Bahan Bakar

LPG

Volume Minyak Goreng

± 15 L

Vacuum System

Water Jett Dengan Injector

Sirkulasi Air Pemvacuuman

Pompa Air

Kebutuhan Daya Listrik

Instalasi PLN 1300 watt

Burner

1 Titik Api

Model Bak Air

Horizontal

Bahan Plat

Stainless Steel

Tebal Plat Tabung Penggorengan

2 mm

Tebal Plat Bak Air

1,5 mm

Sistem Pendinginan

Sirkulasi Air

Panel Kontrol

●  Thermo Control Digital

●  Relay

●  Solenoid

(100% baru dan berkualitas baik/bukan KW)

Pengelasan

Las Argon

Kelengkapan

✦ Manual Guide (Video Tutorial)

 

✦ 1 (satu) set Tool Kit

 

✦ 1 (satu) unit Spinner

 

✦ Selang, Regulator

Training

Syarat dan ketentuan berlaku

Untuk kapasitas 3.5 kg ini bisa untuk dijadikan asset usaha bagi usaha pemula

Keterangan

Spesifikasi

Type

VFM – 3.5

Kapasitas Masukan

3,5 – 4 kg/proses

Dimensi Tabung Penggorengan

VF-3.5   : 36 x 80 x 60 cm3

Dimensi Total

122 cm x 122 cm x 115 cm

Bahan Bakar

LPG

Volume Minyak Goreng

35 L

Vacuum System

Water Jett Dengan Injector

Sistem Pemvacuuman

Pompa Air

Kebutuhan Daya Listrik

Intslasi PLN 2200 watt

Burner

2 Titik Api

Model Bak Air

Horizontal

Bahan Plat

Stainless Steel

Tebal Plat Tabung Penggorengan

2 mm

Tebal Plat Bak Air

1,5 mm

Sistem Pendinginan

Sirkulasi Air

Panel Kontrol

●  Thermo Control Digital

●  Relay

●  Solenoid

●  (100% baru dan berkualitas baik/bukan KW)

Pengelasan

Las Argon

Kelengkapan

✦      Manual Guide (Video Tutorial)

 

✦ 1 (satu) set Tool Kit

 

✦ 1 (satu) unit Spinner

 

✦ Selang, dan Regulator

Training

Syarat dan ketentuan berlaku

Mesin Vacuum Frying kapasitas 5 kg ini merupakan mesin yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha keripik buah. Dengan Kapasitas tersebut maka pembuatan keripik buah maupun sayuran akan optimal antara biaya produksi dengan keuntungan yang diperoleh.

Keterangan

Spesifikasi

Tipe

VFM – 5.0

Kapasitas Masukan

5 – 6   kg/proses

Dimensi Tabung Penggorengan

VF-5.0   : 45 x 80 x 60 cm3

Dimensi Total

122 x 122 x 115 cm3

Bahan Bakar

LPG

Volume Minyak Goreng

52 L

Vacuum System

Water Jett Dengan Injector

Sistem Pemvacuuman

Pompa Air

Kebutuhan Daya Listrik

Instalasi PLN 2200 watt

Burner

2 Titik Api

Model Bak Air

Horizontal

Bahan Plat

Stainless Steel

Tebal Plat Tabung Penggorengan

2 mm

Tebal Plat Bak Air

1,5 mm

Sistem Pendinginan

Sirkulasi Air

Panel Kontrol

●  Thermo Control Digital

●  Relay

●  Solenoid

●  (100% baru dan berkualitas baik/bukan KW)

Pengelasan

Las Argon

Kelengkapan

✦               Manual Guide (Video Tutorial)

 

✦ 1 (satu) unit Tool Kit

 

✦ 1 (satu) unit Spinner

 

✦ Selang, dan Regulator

Training

Syarat dan ketentuan berlaku

Mesin Vacuum Frying kapasitas 10 kg ini merupakan mesin yang bisa digunakan untuk menjalankan usaha keripik buah. Dengan Kapasitas tersebut maka pembuatan keripik buah maupun sayuran akan optimal antara biaya produksi dengan keuntungan yang diperoleh.

Keterangan

Spesifikasi

Kapasitas Masukan

10   kg/proses

Dimensi Tabung Penggorengan

VF-8.0   : 50 x 90 x 65 cm3

Dimensi Total

122 cm x 122 cm x 115 cm

Bahan Bakar

LPG

Volume Minyak Goreng

80 L

Vacuum System

Water Jett Dengan Injector

Sirkulasi Air Pemvacuuman

Pompa Air

Kebutuhan Daya Listrik

Instalasi PLN 2200 watt

Burner

2 Titik Api

Lama Proses Penggorengan

45 – 60 menit / proses

Konsumsi LPG

0.6 – 0.7Kg/Jam

Model Bak Air

Horizontal

Bahan Plat

Stainless Steel

Tebal Plat Tabung Penggorengan

2 mm

Tebal Plat Bak Air

1,5 mm

Sistem Pendinginan

Sirkulasi Air

Panel Kontrol

●  Thermo Control Digital

●  Relay

●  Solenoid

●  (100% baru dan berkualitas baik/bukan KW)

Pengelasan

Las Argon

Kelengkapan

✦      Manual Guide (Video Tutorial)

 

✦ 1 (satu) set Tool Kit

 

✦ 1 (satu) unit Spinner

 

✦ Selang, dan Regulator

Training

Syarat dan ketentuan berlaku

Mesin Vacuum Frying ini diperuntukan bagi mereka para usahawan yang sudah berpengalaman di bisnis produki keripik buah. Bagi mereka yang sudah pernah dan atau memiliki mesin vacuum frying kapasitas 5-10 kg tentu saja sangat kami sarankan untuk mulai berinvetasi dengan mesin ini guna pengembangan bisnis usaha keripik buahnya. Atau bagi para usahawan yang suka dengan tantangan untuk memulai berbisnis keripik buah tanpa pengalaman, mesin kapasitas ini sangat cocok untuk digunakan. Kapasitas ini, mesin vacuum frying sudah tidak lagi menggunakan water jett sebagai vacuum systemnya namun menggunakan pompa vakum, sehingga otomatis biaya investasi untuk usaha keripik yang menggunakan mesin ini cukup tinggi.

Keterangan

Spesifikasi

Kapasitas Masukan

VF-25     : 25 -30 kg/proses

Dimensi Total (p x l x t)

VF-25   : 250 cm x 190 cm x 190 cm

Bahan Bakar

LPG

Volume Minyak Goreng

VF-25   : + 250 L

Bahan Tabung Penggorengan

Stainles Steel

Burner

VF-25   : 2 unit Kompor Gas High Pressure

Sistem Pengaduk

Otomatis

Kontrol Suhu

Digital Otomatis

Pengelasan

Las Argon

Berat

+ 300 kg

Kelengkapan

✦ Baseplate, Coupling

 

✦ 1 (satu) unit Tool Kit

 

✦ 1 (satu) unit Spinner

 

✦ Kompor, Selang, dan Regulator

 

✦      Manual Guide (Video Tutorial)

Training

Syarat dan ketentuan berlaku

Testimonials

"Bagi kami yang memegang amanah dana desa, produk dari CV Bangun Usaha Maju Bersama benar-benar bisa dipertanggungjawabkan kualitasnya, sehingga kami tidak lagi perlu resah bila dilakukan audit"
Dok BUMDES Tenjolayar Kuningan
LUKI
BUMDES Tenjolayar, Kuningan JABAR
"Saya sangat terbantu dengan tim yang dikirim, tidak banyak pihak penyedia mesin yang mau benar2 membantu permasalahan yang kami hadapi saat kami menerima mesin/alat baru. Mereka benar-memahami mesin yang diproduksi"
Bayu Abdur Rizal – Puslitkoka⁄CCSTP Jember
Bayu Abdur Rizal
Puslitkoka/CCSTP Jember
"They are still young, but have pretty good knowledge. I did not hesitate to buy their product after trying to use their machine. Keep going on bro "
Obi – Businessman in NIGERIA
OBI
Businessman in NIGERIA
"Their products are really good, cheap, and in line with expectations. Timeliness of orders is also in accordance with the agreement even before the deadline ends. They are very professional for the size of their business. Based on this I decided to become a marketing agent for their products in my country "
Peter Paul – CEO Vacline Technologies in Chennai, INDIA
Peter Paul
CEO Vacline Technologies in Chennai, INDIA

Hubungi Kami

tyo-kecil-bundar

Bapak Tyo

Apa itu Vacuum Frying ?

Bagi sebagian kita, nama mesin Vacuum Frying mungkin terdengar asing. Bagi sebagian lain yang mengerti bahasa Inggris, akan segera mengerti bahwa nama Vacuum Frying adalah nama yang salah, karena nama tersebut berupa verb yang menunjukkan aktifitas, bukan noun yang menunjukkan kata benda. Lalu apa sebenarnya Vacuum Frying itu ? kenapa kok namanya Vacuum Frying dan bukan Vacuum Fryer ? apa fungsinya ? bagaimana cara kerjanya ?

Singkat kata, mesin Vacuum Frying adalah mesin yang digunakan untuk menggoreng buah atau sayuran menggunakan metode penggorengan vakum untuk menghasilkan produk baru berupa keripik buah atau keripik sayur. Tentu saja, nama mesin yang benar adalah Vacuum Fryer, akan tetapi di masyarakat sudah terlanjur salah kaprah menyebutnya Vacuum Frying.

Merujuk pada artikel di Wikipediavacuum fryer didefinisikan sebagai “a deep-frying device housed inside a vacuum chamber”, sebuah perangkat deep frying (penggorengan dalam / penggorengan celup) yang ditempatkan dalam tabung hampa.

Deep frying (penggorengan dalam – penggorengan celup), adalah salah satu tehnik penggorengan yang mana seluruh bahan yang digoreng ditenggelamkan dalam minyak panas. Proses deep frying ini sering kita lihat, misalnya proses penggorengan ayam crispy, atau proses penggorengan tahu crispy, dan kentang goreng.

Beda antara deep frying dengan vacuum frying adalah pada kondisi penggorengannya.

Proses deep frying, bisa dilakukan di sembarang wadah, baik terbuka maupun tertutup. Sementara itu, pada proses proses vacuum frying, minyak goreng dan bahan yang digoreng dimasukkan ke dalam tabung penggorengan tertutup dan yang kondisinya vakum. Dengan kata lain, bisa dikatakan vacuum frying adalah proses penggorengan celup (deep frying) yang dilakukan dalam kondisi vakum.

Apa gunanya penggorengan vakum?

Penggorengan vakum digunakan untuk melakukan proses penggorengan dalam suhu rendah.

Pada proses normal, minyak goreng akan mencapai titik didih pada suhu sekitar 160 0C. Banyak bahan yang tidak bisa digoreng pada suhu setinggi itu.

Barangkali orang – orang yang memiliki ide – ide gila untuk menggoreng bahan – bahan yang “tidak bisa digoreng” itulah yang kemudian menginspirasi para peneliti untuk menciptakan mesin Vacuum Fryer. Dengan penggorengan vakum, dimungkinkan melakukan proses penggorengan pada suhu yang lebih rendah, misalnya 70 0C atau 80 0C.

Bagaimana proses terjadinya penggorengan suhu rendah?

Sebagaimana kita pelajari bersama di sekolah, menurut hukum Gay Lussac; bahwa pada volume konstan, tekanan gas berbanding lurus dengan suhu mutlak.

Hukum Gay Lussac menyatakan suhu mutlak (yaitu suhu yang dinyatakan dalam derajat kelvin, bukan derajat celcius) semata – mata untuk menyatakan persamaan matematik, yang artinya perbandingan tekanan dan suhu akan linier. Jika dinyatakan dalam derajat celcius, maka perbandingannya tidak akan linier, akan tetapi masih tetap berbanding lurus . Secara umum bisa kita katakan, bahwa semakin tinggi tekanan udara pada suatu ruang tertutup, maka semakin tinggi suhu pada ruang tersebut. Sebaliknya, semakin rendah tekanan udaranya, semakin rendah pula suhunya.

Mesin Vacuum Fryer menggunakan hukum ini sebagai prinsip prosesnya. Dengan menurunkan tekanan pada tabung penggorengan, maka suhu di dalamnya juga akan semakin turun. Dengan tekanan dibuat vakum, maka suhu akan turun semakin jauh sehingga bisa dilakukan penggorengan pada suhu rendah. Dengan proses inilah kemudian bahan – bahan yang semestinya tidak bisa digoreng, akhirnya bisa digoreng menghasilkan produk baru, diantaranya keripik buah dan keripik sayuran.

Rancangan mesin Jual Vacuum Frying

Kita sudah membicarakan kenapa mesin Vacuum Fryer (atau lebih umum disebut mesin vacuum frying) diperlukan. Sekarang, mari kita bicarakan tentang rancangan mesin tersebut.

Bicara tentang rancangan mesin, tidak bisa lepas dari bidang ilmu engineering atau bidang ilmu teknik. Salah satu tujuan pokok dari ilmu teknik adalah untuk merancang perangkat yang berfungsi untuk membantu menyelesaikan masalah yang ada.

Dalam kasus perancangan mesin vacuum fryer, masalah pokok yang dihadapi adalah; bagaimana membuat sitem untuk melakukan penggorengan celup di dalam tabung yang vakum. Secara singkat masalah tersebut bisa dibagi menjadi 3 bagian mendasar, yaitu: tempat penggorenganpemanas untuk menggoreng, dan perangkat pemvakuman.

Masalah pertama, yaitu tempat penggorengan, harus dirancang untuk memenuhi 3 kondisi, yaitu:

  1. Bisa digunakan untuk menaruh minyak goreng dan bahan yang akan digoreng
  2. Tahan terhadap panas dan bisa menyalurkan panas dengan baik
  3. Tersusun sedemikian rupa sehingga memungkinkan untuk divakumkan.

Solusi dasar untuk ketiga masalah itu adalah; buat tempat penggorengan itu dari bahan logam, karena tahan panas dan kedap zat cair (minyak goreng), dan buat konstruksinya tertutup rapat sehingga bisa divakumkan. Dari sinilah tersusun komponen pertama mesin vacuum fryer yaitu tabung penggorengan hampa (vacuum frying chamber), atau lebih mudah kita sebut saja sebagai tabung penggorengan.

Masalah kedua, tentang pemanas. Sekilas ini bukan masalah yang terlalu rumit. Kita bisa menghasilkan pemanas dari banyak hal; misalnya buat pemanas dari tungku kayu bakar, batu bara, atau menggunakan kompor gas, atau menggunakan elemen listrik, dan sebagainya.

Tentu saja karena mesin vacuum fryer yang dirancang akan digunakan untuk produksi, dan juga akan diperjual belikan, ada faktor ergonomis, efisiensi, dan estetika yang perlu dipertimbangkan. Selain itu, ada masalah lain yang perlu dipertimbangkan, yaitu umumya mesin vacuum fryer akan digunakan untuk pengolahan makanan.

Bicara soal pengolahan makanan, meskipun engineer bukan ahli di bidang itu, tapi cukup tahu bahwa umumnya makanan diolah dalam suhu yang stabil. Kalau Anda tanya kenapa masak perlu suhu stabil ? jawaban yang paling gampang adalah agar masakan tidak gosong.

Tentu saja dalam dunia masak memasak, ada banyak hal yang diperhitungkan selain dari gosong, yaitu cita rasa. Jika Anda melihat acara memasak di TV, sering presenter menjelaskan, misal bahan A dimasak pada suhu sekian selama sekian menit, itu tidak lain adalah soal cita rasa. Penggorengan vakum tidak terlepas dari hal itu.

Dengan kata lain, pemanas tidak boleh hanya bisa menghasilkan panas, tapi harus bisa menghasilkan panas yang stabil. Di sisi lain, karena suhu yang dibutuhkan untuk memasak berbeda – beda antara satu bahan dengan bahan lain, tergantung teknik dari sang juru masak, maka selain stabil, suhu dari pemanas ini juga harus bisa diatur sesuai keinginan. Dari sinilah tersusun komponen kedua mesin vacuum fryer yaitu pemanas beserta kontrol suhunya.

Masalah ketiga, tentang perangkat pemvakuman. Masalah ini juga terlihat sederhana sebagaimana masalah kedua. Untuk menghasilkan ruang yang vakum, caranya adalah dengan menyedot habis udara yang ada dalam ruang tersebut. Ini bukanlah masalah yang baru dan para ahli sudah lama menemukan alat yang bisa menyedot habis udara dalam suatu ruangan tertutup yang disebut pompa vakum (vacuum pump). Bisa dikatakan, komponen ketika mesin vacuum fryer adalah pompa vakum.

Mesin vacuum fryer produksi luar negeri rata – rata dirancang menggunakan pompa vakum, sayangnya solusi ini kurang bisa diterapkan di Indonesia. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, mesin vacuum fryer ini juga dirancang untuk diperjual belikan. Masalahnya adalah, harga pompa vakum cukup tinggi. Jika mesin vacuum fryer dibuat menggunakan pompa vakum, maka harga jualnya juga akan tinggi. Karena itulah, akhirnya para engineer merancang solusi alternatif untuk pompa vakum dengan suatu sistem pemvakuman yang disebut water jet system.

Water jet system menggunakan pompa air biasa yang dihubungkan sedemikian rupa dengan perangkat lain sehingga bisa menyedot habis udara dalam ruang tertutup sebagaimana pompa vakum. Kelebihan dari sistem water jet ini adalah biaya produksi yang lebih rendah, sedang kekurangannya adalah konstruksi akhir mesin vacuum fryer yang lebih besar karena sistem water jet membutuhkan bak air sebagai bagian dari sistem pemvakumannya.

Dapat kita simpulkan bahwa mesin yang bisa digunakan untuk produksi keripik buah ini terdiri dari 3 bagian dasar, yaitu: tabung penggorenganpemanas dan kontrol suhu, serta perangkat pemvakuman yang bisa berupa pompa vakum atau berupa water jet system.

Vacuum Chamber

Sekarang, kita akan membicarakan lebih spesifik komponen pertama yang menyusun mesin Vacuum Fryer, yaitu tabung penggorengan hampa (vacuum chamber) atau untuk lebih mudah kita sebut saja sebagai tabung penggorengan.

Oh iya, sebelum melangkah lebih lanjut perlu kami sampaikan bahwa mulai tahap ini, penjelasan yang kami berikan adalah spesifik ke produk mesin Vacuum Fryer yang kami produksi. Anda bisa menemukan banyak produsen mesin Vacuum Fryer, baik di dalam maupun di luar negeri. Meskipun secara umum komponen mesin Vacuum Fryer sama, namun masing-masing vendor memiliki implementasi detail yang berbeda satu sama lain. Karena itu kami hanya bisa menjelaskan dengan spesifik komponen yang digunakan pada unit mesin yang kami produksi.

Tabung penggorengan (vacuum chamber) merupakan komponen utama yang menyusun mesin Vacuum Fryer. Tabung ini digunakan sebagai wadah bagi minyak goreng dan bahan yang akan digoreng dalam kondisi vakum. Dengan demikian, tabung penggorengan harus memenuhi dua kriteria, yaitu bisa divakumkan dan tahan terhadap panas.

Tabung penggorengan pada mesin yang kami produksi, terbuat dari bahan stainless steel SUS304 food grade. Alasan pemilihan penggunaan bahan stainless steel sangat mudah dimengerti, selain kuat dan tahan panas, bahan ini juga (secara teori) tidak akan mengalami korosi atau berkarat. Selain itu, kami juga memilih menggunakan stainless steel dengan grade SUS304.

SUS304 merupakan salah satu grade stainless steel menurut Japanesse Industrial Standards. SUS304 tergolong dalam kelompok food grade yaitu kelompok stainless steel yang aman digunakan sebagai bahan untuk perangkat pengolah makanan. Hal ini penting, karena ada juga kelompok non food grade yang berarti bahan tersebut dinilai tidak aman digunakan dalam perangkat pengolah makanan.

Konstruksi tabung penggorengan (vacuum chamber) berbentuk tabung horizontal dengan dimensi yang berbeda-beda tergantung pada kapasitas produksi yang dikehendaki. Didalamnya terdapat keranjang bahan berbentuk setengah tabung, terbuat dari stainless steel berpori, dan digunakan untuk meletakkan bahan yang akan digoreng. Di bagian atas terdapat tutup yang juga terbuat dari bahan stainless steel. Pada bagian penutup ini terdapat kaca pengawas yang bisa kita gunakan untuk melihat isi tabung penggorengan, dan juga vacuum meter yang digunakan untuk mengukur tekanan vakum dalam tabung. Pada bagian kanan tabung terdapat tuas yang digunakan untuk memutar keranjang bahan pada saat proses penggorengan (untuk mengaduk bahan yang sedang digoreng). Pada bagian kiri terdapat lampu pengintai yang digunakan untuk melihat kondisi dalam tabung pada saat proses penggorengan. Pada bagian ini juga terdapat kabel thermocouple yang digunakan sebagai sensor suhu untuk mengukur suhu dalam tabung penggorengan.

Vacuum Meter

Vacuum meter adalah komponen yang sangat penting untuk monitoring selama proses penggorengan berlangsung. Dalam berbagai uji coba yang kami lakukan, mesin vacuum frying akan menghasilkan keripik buah dengan kualitas yang baik jika digoreng dalam tekanan yang lebih kecil dari -70 cmHg. Dengan adanya vacuum meter ini, kita bisa mengetahui jika tekanan dalam tabung penggorengan lebih besar dari -76 cmHg.

Terjadinya tekanan yang lebih besar dari yang diinginkan bisa saja terjadi, misalnya karena kurang tepat pada saat menutup tabung penggorengan, atau karena adanya kebocoran pada persambungan plat yang menyusun mesin, atau bisa juga karena penurunan kinerja pompa, dan sebagainya. Jika bahan terus digoreng dalam suhu yang lebih besar dari -70 cmHg, keripik yang dihasilkan akan kurang baik. Dengan mengetahui kondisi tekanan dalam tabung penggorengan, kita bisa melakukan tindakan yang diperlukan pada saat ada kondisi yang tidak normal.

Tuas yang berada di bagian kanan tabung berguna sebagai perangkat mekanik untuk memutar keranjang bahan. Pemutaran keranjang bahan ini dilakukan untuk mengaduk bahan yang digoreng sehingga lebih merata. Proses pengadukan dilakukan secara manual oleh operator mesin dan biasanya dilakukan tiap 5 sampai 10 menit sekali selama proses penggorengan. Idealnya proses pengadukan ini bisa dilakukan secara otomatis menggunakan motor penggerak yang dimodifikasi agar pengadukan bisa berlangsung secara otomatis dan kontinyu. Saat ini kami sedang mengkaji lebih lanjut kemungkinan ini sehingga bisa menghasilkan mesin yang lebih efisien.

Sementara itu, lampu pengintai digunakan sebagai penerang untuk melihat kondisi dalam tabung penggorengan. Kita membutuhkan instrumen ini untuk mengawasi kondisi dalam tabung sehingga bisa memutuskan apakah sudah waktunya mengangkat bahan yang digoreng atau belum. Idealnya, mesin Vacuum Fryer bisa memberikan notifikasi ketika bahan yang digoreng sudah waktunya diangkat. Namum membuat sistem cerdas semacam itu tidaklah mudah. Dalam konteks ini, karakteristik bahan yang akan digoreng dalam mesin Vacuum Frying bisa sangat beragam, mulai dari nangka, apel, rambutan, pisang, bahkan melon dan cempedak. Masing-masing memiliki karakteristik yang berbeda. Dengan begitu kita sulit meprediksi berapa lama bahan tersebut harus digoreng.

Hasil penggorengan yang bagus biasanya diperoleh melalui pengalaman. Hanya saja ada ciri-ciri visual yang bisa kita amati ketika bahan yang digoreng sudah siap diangkat, misalnya tekanan di dalam tabung penggorengan sudah stabil (tidak berubah-ubah seperti pada saat awal penggorengan), minyak goreng dalam tabung sudah tidak bergejolak, uap air dalam tabung sudah tipis, dan sebagainya. Lampu pengintai ini diperlukan untuk membantu operator mesin melakukan pengamatan visual tersebut.

Thermocouple merupakan sensor suhu yang tahan digunakan untuk mengukur suhu dalam tingkat yang ekstrim. Sensor ini diperlukan sebagai salah satu perangkat otomatisasi pada sistem kontrol suhu yanag akan kita bahas dalam artikel berikutnya.

Inilah kurang lebih konstruksi tabung penggorengan (vacuum chamber) untuk mesin Vacuum Fryer yang kami produksi. Vendor lain bisa jadi memiliki konstruksi yang sama dengan kami, atau bisa juga memiliki konstruksi yang berbeda. Sebagai contoh, salah satu vendor ada yang menyediakn mesin Vacuum Frying dengan konstruksi tabung yang berbentuk vertikal. Masing-masing konstruksi memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Sistem pemanas

Sekarang kita lanjutkan membahas komponen yang berhubungan erat dengan keberadaan thermocouple di tabung penggorengan, yang merupakan komponen dasar kedua, yaitu pemanas beserta kontrol suhunya.

Bicara tentang pemanas, sebenarnya tidak banyak yang bisa dibahas. Fungsi utama perangkat ini adalah sebagai sumber panas untuk proses penggorengan yang dilakukan.

Pada mesin yang kami sediakan, kami menggunakan kompor gas dengan bahan bakar LPG sebagai pemanas. Kompor gas LPG dipilih karena beberapa alasan.

  1. Kompor gas memiliki bentuk yang praktis dan mudah ditemukan di pasaran, sehingga apabila sewaktu-waktu ada kerusakan, mudah diganti.
  2. Bahan bakar LPG merupakanbahan bakar yang relatif murah (dalam arti efisien) dan mudah diperoleh.
  3. Panas yang dihasilkan oleh kompor gas relatif stabil dan mudah diatur.

Pada mesin tipe VF-1.5 dan VF-3.5, kami menggunakan kompor LPG dengan satu titik api. Sedang pada mesin VF-5.0, VF-8.0 dan kapasitas lain yang lebih besar, kami menggunakan kompor LPG dengan 2 titik api.

Pembahasan yang banyak justru pada bagaimana pengaturan suhu dilakukan.

Sebagaimana sudah kita bahas sebelumnya, proses penggorengan untuk produksi keripik buah perlu dilakukan pada suhu tertentu dan stabil. Hal seperti in wajar dalam dunia masak-memasak.

Ada kalanya satu bahan perlu dimasak pada suhu tinggi dalam waktu singkat, atau perlu dimasak pada suhu rendah dalam waktu lama, tergantung pada cita rasa yang ingin dihasilkan oleh sang juru masak. Keripik buah juga seperti itu.

Ada buah-buah tertentu yang perlu dimasak pada suhu 80 0C, ada juga yang perlu dimasak pada suhu yang lebih rendah.

Karena adanya variasi tersebut, maka suhu yang dihasilkan oleh pemanas harus bisa diatur. Pengaturan ini dilakukan dengan memperbesar atau memperkecil nyala api. Besar nyala api kompor gas sangat mudah diatur dan relatif stabil, jadi pada proses penggorengan normal, pengaturan suhu bisa dilakukan secara manual oleh juru masak.

Pada proses penggorengan menggunakan vacuum fryer, masalah yang dihadapi sedikik lebih kompleks. Sebagaimana kita bahas di artikel sebelumnya, suhu dalam ruang tertutup dipengaruhi oleh besarnya tekanan udara dalam ruang tersebut. Pada tabung penggorengan, tekanan udara diturunkan mencapai tekanan vakum menggunakan perangkat pemvakuman. Hanya saja masalahnya adalah, pengaturan tekanan udara adalah hal yang sulit dilakukan ketika di dalam ruangan yang divakumkan terdapat unsur-unsur yang bersifat dinamis. Selain itu, rata-rata mesin vacuum fryer yang diproduksi di Indonesia menggunakan sistem water jet untuk proses pemvakuman.

Kita sudah membahas hal ini sebelumnya, bahwa penggunaan water jet dilakukan dengan tujuan mengurangi biaya produksi sehingga harga mesin vacuum fryer bisa jauh lebih murah. Kendalanya adalah, stabilitas tekanan vakum yang dihasilkan menggunakan sistem water jet ini tidak sebagus jika menggunakan pompa vakum. Ditambah adanya bahan yang digoreng di dalam tabung, menyebabkan perubahan tekanan menjadi besar. Hal ini menyebabkan suhu dalam tabung penggorengan akan berubah-ubah meskipun besar nyala api pada pemanas tetap. Ketika tekanan naik, suhu juga akan naik , dan ketika tekanan turun, suhu juga akan turun. Agar suhu bisa tetap stabil, besar nyala api pada kompor gas harus diubah-ubah sesuai dengan kondisi suhu dalam tabung. Jika suhu dalam tabung lebih besar dari suhu yang diinginkan, maka nyala api harus diperkecil. Jika suhu dalam tabung lebih kecil dari suhu yang diinginkan, maka nyala api harus diperbesar. Proses ini terjadi berulang kali sehingga akan melelahkan jika dilakukan secara manual. Karena itulah, mesin vacuum fryer dilengkapi dengan pengatur suhu otomatis.

Untuk melakukan pengaturan suhu, terlebih dahulu perlu diketahui besar suhu dalam tabung peggorengan. Untuk itu diperlukan sensor suhu yang ditempatkan pada dalam tabung penggorengan, yang dalam hal ini digunakan thermocouple. Sebagimana kita ketahui, kondisi dalam tabung penggorengan berisi cairan minyak, sehingga sensor yang digunakan harus bisa beroperasi dalam medium cair.

Thermocouple merupakan sensor suhu berbentuk kawat yang bisa beroperasi dengan baik dalam berbagai medium, termasuk medium cair. Termocouple juga bisa beroperasi dalam range suhu yang cukup besar, bahkan ada yang bisa digunakan untuk mengukur suhu di atas 1000 0C. Sampai saat ini tidak ada sensor suhu lain yang bisa beroperasi pada suhu sebesar itu. Kelemahan dari thermocouple adalah tingkat sensitivitas yang tidak sebaik sensor lain, sehingga akurasi suhu yang diperoleh juga tidak sebagus sensor lain. Akan tetapi biasanya thermocouple digunakan untuk pengukuran suhu pada range yang besar, sehingga sedikit selisih pada hasil pengukuran dinilai tidak signifikan. Dalam konteks mesin vacuum fryer, meskipun hasil pengukuran tidak benar-benar akurat, tidak akan masalah, karena selisih 1 atau 2 0C pada suhu penggorengan tidak akan mempengaruhi keripik buah yang dihasilkan. Hasil pengukuran suhu menggunakan thermocouple ini kemudian dihubungkan ke perangkat kontrol suhu otomatis.

Perangkat kontrol suhu otomatis terdiri atas satu modul PLC yang memang sudah dirancang khusus untuk proses pengaturan suhu. Prinsip kerjanya cukup sederhana. Pertama, kita harus mengeset suhu yang kita inginkan sebagai suhu referensi. Umumnya, pada proses penggorengan keripik buah, suhu referensi diset antara 70 0C sampai 80 0C. Perangkat PLC kemudian akan membaca hasil pengukuran suhu. Jika suhu dalam tabung penggorengan lebih kecil dari suhu setting, maka perangkat ini akan memperbesar lubang katup gas LPG ke kompor, sehingga nyala api kompor akan lebih besar. Dengan begitu suhu dalam taung penggorengan akan naik sedikit demi sedikit. Karena terus berlangsung, semakin lama suhu dalam tabung juga akan semakin panas, sehingga akan sampai pada saat dimana suhu lebih besar dari suhu setting. Pada saat itulah, perangkat kontrol akan memperkecil luang katup gas LPG sehingga nyala api kompor juga akan mengecil. Dengan begitu, suhu dalam tabung penggorengan juga akan menurun sedikit-demi sedikit sampai suatu saat akan mencapai suhu di bawah suhu seting. Setelah suhu turun di bawah suhu seting, perangkat kontrol akan kembali memperbesar lubang katup gas sebagaimana sebelumnya. Proses ini akan terus berulang selama penggoregan, sehingga suhu dalam tabung penggorengan akan selalu berkisar di antara suhu yang diseting.

Inilah kurang lebih gambaran sistem pemanas dan kontrol suhu pada mesin vacuum fryer. Dengana adanya perangkat pengotrol suhu, proses penggorengan dalam mesin vacuum fryer akan lebih teratur sehingga produk yang diingikan akan lebih mudah diperoleh.

Sistem Pemvakuman

Sistem pemvakuman berfungsi untuk menghasilkan kondisi vakum dalam tabung penggorengan (vacuum chamber).

Sebelumnya kita sudah membahas, bahwa pemvakuman ini diperlukan untuk menurunkan suhu dalam tabung penggorengan sehingga bahan yang digoreng tidak rusak. Satu hal lain yang diperlukan dari sistem pemvakuman ini adalah untuk menghisap kadar air dalam bahan yang digoreng sehingga menghasilkan keripik yang renyah.

Dalam prakteknya, proses pemvakuman ini tidak hanya menurunkan tekanan udara sampai pada tekanan nol, tetapi bahkan menurunkannya lebih lanjut sampai pada tekanan yang bernilai negatif. Berdasarkan pengalaman kami, mesin vacuum fryer akan menghasilkan keripik buah terbaik jika beroperasi pada tekanan yang lebih kecil dari -70 cmHg. Semakin kecil tekanan dalam tabung penggorengan, semakin baik keripik buah yang dihasilkan.

Sistem pemvakuman yang digunakan pada mesin vacuum fryer dapat dikategorikan menjadi dua. Yang pertama, pemvakuman bisa dilakukan mengunakan pompa vakum (vacuum pump). Alternatif kedua, pemvakuman bisa dilakukan menggunakan sistem water jet.

Pemvakuman menggunakan pompa vakum merupakan metode terbaik. Pompa vakum dirancang khusus untuk menyedot udara dalam ruang tertutup sampai mencapai kondisi vakum, dengan begitu tidak diperlukan konstruksi tambahan untuk mengoperasikannya. Hanya saja harga pompa vakum cukup mahal, apalagi jika memperhatikan daya beli masyarakat di Indonesia. Oleh karena itu, rata-rata mesin vacuum fryer yang beredar di Indonesia dioperasikan menggunakan alternatif kedua yaitu dengan sistem water jet. Sampai saat ini, hanya ada 1 tipe dari produk mesin vacuum fryer yang kami sediakan yang menggunakan pompa vakum sebagai sistem pemvakumannya yaitu mesin vacuum fryer VF-25.

Pemvakuman menggunakan water jet adalah sistem alternatif yang umum digunakan. Keunggulan sistem ini adalah biaya produksi yang lebih murah. Sedang kelemahanya adalah diperlukannya konstruksi tambahan berupa tangki air (water box) sebagai sarana pemvakuman yang menyebabkan dimensi mesin vacuum fryer menjadi jauh lebih besar.

Sistem water jet menggunakan pompa air biasa sebagai perangkat penyedot udara. Untuk bisa menghasilkan kondisi vakum, pompa air tersebut dibantu konstruksi tertentu yang di dalamnya melibatkan air sebagai sarananya. Sejauh yang kami ketahui, ada dua jenis sistem water jet yang bisa digunakan, yaitu sistem water jet dengan multi injector dan sistem water jet dengan single injector.

Water jet multi injector menggunakan banyak lubang kecil sebagai injector untuk menyemprotkan udara dan air keluar. Jumlah injector yang digunakan bervariasi tergantung pada daya hisap yang diinginkan. Dengan kata lain, semakin besar ukuran vacuum chamber, berarti semakin besar daya yang dibutuhkan untuk memvakumkannya, sehingga selain butuh pompa yang lebih besar, juga butuh injector yang lebih banyak. Mesin-mesin vacuum fryer tipe lama yang kami produksi menggunakan sitem water jet dengan multi injector seperti ini. Hanya saja sistem multi injector memiliki kekurangan yaitu ukuran lubang yang kecil. Seringkali ada kotoran dalam air yang turut terhisap oleh pompa yang kemudian menyumbat lubang injector. Hal ini akan menyebabkan daya pemvakuman berkurang sehingga tekanan dalam tabung penggorengan akan naik. Jika jumlah injector yang tersumbat cukup banyak, maka sistem pemvakuman tidak akan berkerja sehingga mesin vacuum fryer tidak dapat beroperasi. Karena itulah kami beralih menggunakan sistem baru, yaitu water jet dengan single injector.

Water jet single injector merupakan sistem pemvakuman terbaru yang kami gunakan pada mesin vacuum frying yang kami sediakan. Sistem ini hanya menggunakan 1 buah injector. Sejauh yang kami amati, sistem ini selain memiliki konstruksi yang lebih sederhana, juga mampu menurunkan tekanan dalam tabung penggorengan dengan lebih cepat. Dan yang lebih baik lagi, karena ukuran lubang injector yang cukup besar, maka kemungkinan tersumbat oleh kotoran jauh lebih kecil sehingga mesin vacuum fryer bisa bekerja dengan baik.

Inilah bagian terakhir pembahasan kita tentang mesin vacuum fryer beserta komponen komponennya. Jika Anda tertarik lebih lanjut untuk memahami mesin vacuum fryer, jangan sungkan untuk menghubungi kami melalui kontak yang tersedia.

Copyright © 2019 Ultima Mesin